Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino/Istimewa

Politik

Setop Pengerukan Pasir Laut Ilegal di Kepulauan Seribu

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 15:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak untuk menyetop aktivitas pengerukan pasir laut ilegal di Pulau Biawak, Kepulauan Seribu, yang telah berlangsung sejak 17 Januari 2025.

Permintaan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. Menurutnya, aktivitas pengambilan pasir yang terjadi di Pulau Biawak merupakan kegiatan yang ilegal. 

Terlebih aktivitas tersebut tak mengantongi izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Sehingga, aktivitas ini bisa berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.


“Sesuatu yang tidak sesuai dengan aturan kita minta hentikan,” tegas Wibi lewat keterangan resminya, Kamis 23 Januari 2025.

Bila kegiatan ilegal tersebut masih terus dilakukan, Pemprov DKI harus mengambil langkah tegas untuk melaporkan kepada pihak berwajib. 

“Ketika bicara baik-baik tapi tidak didengar, kepolisian dan perangkatnya yang akan turun,” ucap legislator yang bermarkas di Kebon Sirih itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata pemilik lahan belum mengantongi izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya