Berita

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti/RMOL

Politik

Kepastian Zonasi PPDB Tunggu Arahan Presiden

RABU, 22 JANUARI 2025 | 20:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polemik terkait perubahan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih belum menemui kepastian. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai penghapusan sistem zonasi masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

“Belum ada keputusan. Tadi kami sampaikan kepada Pak Presiden, dan beliau mendelegasikan hal ini kepada Pak Mensesneg,” ujar Abdul Mu’ti kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 22 Januari 2025.


Keputusan ini mendesak untuk segera ditetapkan mengingat sekolah sudah mulai mempersiapkan proses penerimaan siswa baru. Sosialisasi dan koordinasi akan menjadi tantangan jika keputusan tidak segera diambil.

Abdul Mu’ti berharap kebijakan ini dapat diselesaikan sebelum Lebaran 2025. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan semua pihak dalam pelaksanaan PPDB.

“Ditunggu saja, ditunggu saja sampai betul-betul keluar," pungkasnya.

Keputusan terkait sistem zonasi dalam PPDB masih menunggu finalisasi. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya