Berita

Menteri KP2MI Abdul Kadir Karding/RMOL

Politik

KP2MI Usul Tambah Anggaran Rp1,3 T, Begini Penjelasan Menteri Karding

RABU, 22 JANUARI 2025 | 14:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,3 triliun.

Menteri KP2MI Abdul Kadir Karding menjelaskan bahwa anggaran tersebut diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Usulan untuk ABT (Anggaran Belanja Tahunan), kita usulkan Rp1,3 triliun untuk tambahan anggaran berikutnya,” ungkap Karding kepada wartawan seusai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 22 Januari 2025.


Karding juga bersyukur bahwa Komisi IX DPR RI menyambut baik usulan tambah anggaran dari KP2MI. Mengingat, KP2MI terus melakukan peningkatan perlindungan terhadap PMI.

“Alhamdulillah seluruh pimpinan fraksi dan anggota, dengan catatan cita cita idealis kita untuk melakukan perlindungan pemberdayaan dan pelayanan yang baik terhadap PMI harus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Karding.

Karding menguraikan, penambahan anggaran tersebut juga diprioritaskan untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan dan pemberdayaan PMI.  

“Utamanya lebih banyak di angka 91 persen untuk kegiatan-kegiatan penempatan perlindungan dan pemberdayaan,” urainya.

“Jadi target penempatan kita karena target penempatan kita dari 267 jadi 400an ribu, suka gak suka harus perkuat sumber daya manusia, advokasi kita, pelayanan kita, sekaligus kita harus membuka pasar-pasar baru. Tetapi jangan lupa kualitas perlindungan yang utama,” demikian Karding.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya