Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/RMOL

Politik

Puan Minta Komisi IV DPR Tindak Lanjuti Polemik Pagar Laut

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI meminta komisi terkait, dalam hal ini Komisi IV, untuk menindaklanjuti polemik pagar laut di Tangerang, Banten, yang menjadi sorotan tajam belakangan ini. 

Permintaan itu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani merespons kemungkinan pihak Legislatif memanggil kementerian terkait untuk membahas polemik pagar laut.  

“Nanti Komisi terkait, Komisi IV, yang akan melakukan, menindaklanjuti terkait dengan hal itu,” kata Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025. 


Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyayangkan pembongkaran pagar laut yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut (AL) di Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. 

“Saya dengar berita ada pembongkaran oleh institusi Angkatan Laut, saya tidak tahu. Harusnya itu barang bukti setelah dari hukum sudah terdeteksi, terbukti, sudah diproses hukum, baru bisa (dicabut),” kata Trenggono di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu, 19 Januari 2025.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengungkap bahwa pemberian izin terhadap 263 sertifikat HGB di lokasi pemasangan pagar laut bukan diteken saat dirinya menjabat, karena ia baru dilantik pada 20 Oktober 2024. 

Namun, Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga membantah bahwa izin HGB tersebut diterbitkan saat dirinya menjabat.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya