Berita

Gerakan tangan Elon Musk di pelantikan Donald Trump yang menjadi viral di media sosial pada Senin, 20 Januari 2025/Net

Dunia

Elon Musk Dituduh Lakukan Gerakan Salut Ala Nazi di Pelantikan Trump

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 10:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gerakan tangan miliarder Elon Musk saat berbicara di perayaan pelantikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin, 20 Januari 2025 viral di media sosial.

Banyak pengguna medsos yang menyamakan gerakan tersebut dengan tanda salut khas Nazi. 

Musk naik ke panggung Capital One Arena di Washington diiringi sorak sorai, melambaikan tangannya dan berteriak, "Yesssss".


"Ini bukan kemenangan biasa. Ini adalah persimpangan jalan peradaban manusia. Ini benar-benar penting. Terima kasih telah mewujudkannya! Terima kasih," kata dia, seperti dimuat Reuters

Sambil menggigit bibir bawahnya, ia memukulkan tangan kanannya ke jantungnya, jari-jarinya terbuka lebar, lalu mengulurkan tangan kanannya, dengan tegas, dengan sudut ke atas, telapak tangan menghadap ke bawah dan jari-jari saling menempel.

Kemudian ia berbalik dan membuat gerakan tangan yang sama kepada kerumunan di belakangnya.

"Hati saya tertuju kepada Anda. Berkat Anda, masa depan peradaban terjamin," ujarnya. 

Gerakan-gerakan itu tidak biasa itu menjadi sorotan. Surat kabar Jerusalem Post menyebutnya melakukan "Sieg Heil" artinya salam kemenangan yang biasa digunakan warga Nazi Jerman.

"Apakah Elon Musk Sieg Heil pada pelantikan Trump?" tanya Jerusalem Post dalam sebuah artikel 

Liga Anti-Pencemaran Nama Baik, yang melacak antisemitisme, tidak setuju.  

"Tampaknya @elonmusk membuat gerakan canggung di saat antusiasme, bukan penghormatan ala Nazi, tetapi sekali lagi, kami menghargai bahwa orang-orang sedang gelisah," tulis mereka di X 

Juru bicara Musk dan Trump tidak segera membalas permintaan komentar.

Segera setelah pidatonya, Musk mengunggah klip video Fox yang berisi sebagian pidatonya di jejaring media sosial miliknya, X. 

Klip tersebut terputus dari podium saat ia membuat gerakan pertama sambil menghadap kamera. "Masa depan begitu menarik," tulisnya di atas klip tersebut.

Beberapa pengguna X membela Musk, dengan mengklaim bahwa Musk mengungkapkan "hati saya tertuju kepada Anda" dan mengkritik unggahan yang menyatakan sebaliknya.

Musk telah mendukung partai sayap kanan Alternative for Germany (AfD), partai anti-imigrasi dan anti-Islam yang dicap sebagai ekstremis sayap kanan oleh badan keamanan Jerman, dalam pemilihan nasional mendatang.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Bahlil Maju Caleg di Pemilu 2029, Bukan Cawapres Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Temui Presiden Prabowo, Dubes Pakistan Siap Dukung Keketuaan Indonesia di D8

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Rusia Pastikan Tak Hadiri Forum Perdana Board of Peace di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:06

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Mantan Pendukung Setia Jokowi Manuver Bela Roy Suryo Cs

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:58

Buntut Diperiksa Kejagung, Dua Kajari Sumut Dicopot

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:57

5 Rekomendasi Drama China untuk Temani Liburan Imlek 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:47

Integrasi Program Nasional Jadi Kunci Strategi Prabowo Lawan Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:44

Posisi Seskab Teddy Strategis Pastikan Arahan Presiden Prabowo Bisa Berjalan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:41

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:39

Selengkapnya