Berita

Indonesian Youth Summit 2025/Ist

Politik

Indonesian Youth Summit 2025, BMI: Generasi Muda Tidak Boleh Apolitis

SELASA, 21 JANUARI 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesian Youth Summit 2025 yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Banteng Muda Indonesia (DPP BMI) bersama komunitas mahasiswa, sangat positif sebagai ruang bertukar pikiran.

Founder Ruang Gerak Indonesia Jesse Tutupoly mengatakan, Indonesian Youth Summit 2025 adalah sebuah forum diskusi yang digelar dengan melibatkan para mahasiswa dan pemuda di Jakarta bersama para para politisi muda yang hari ini ada di parlemen.

Kegiatan yang digelar bersama komunitas yang tergabung dalam Ruang Gerak Indonesia itu, mengangkat tema "Generasi Muda sebagai Aktor Utama Politik Sukaria".


"Kita ingin mendengar secara langsung dari teman-teman politisi muda yang hari ini berada di parlemen, bagaimana para politisi muda memperjuangkan rakyat dan nilai-nilai demokrasi di parlemen," kata Jesse dalam keterangannya, Selasa 21 Januari 2025.

Di tempat yang sama, Anggota DPR dari PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengungkapkan, gerakan mahasiswa dan pemuda harus memiliki keresahan dalam melihat dinamika sosial dan politik di Indonesia.

Aktivis 98 itu menilai, kelemahan mahasiswa hari ini adalah hanya menilai keresahan rakyat dari sosial media semata, tanpa turun mengorganisir rakyat.

"Itu kelemahan mahasiswa hari ini. Beda loh mendengar permasalahan-permasalahan rakyat secara langsung, dengan teks book," ujarnya.

Adian pun berharap kegiatan Indonesia Youth Summit 2025 ini dapat memberikan wawasan kepada para mahasiswa dan generasi muda agar selalu mendengar dan memperjuangkan suara rakyat di mana pun berada.

Sementara itu, Ketua Bidang Kehormatan DPP BMI Narendra Kiemas menjabarkan, mahasiswa dan kaum muda memiliki caranya tersendiri dalam memperjuangkan demokrasi dan memperjuangkan suara rakyat hari ini.

Menurutnya, setiap generasi pastinya memiliki ruang dan caranya masing-masing untuk tetap menjaga nilai-nilai demokrasi dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

"Mungkin dulu aktivis mahasiswa berjuang dengan cara mengorganisir, demonstrasi, dan lain sebagainya. Nah, mahasiswa dan Gen-Z hari ini mungkin memiliki caranya tersendiri untuk menyuarakan aspirasinya di tengah berkembangnya dunia digital hari ini," tuturnya.

"Mungkin bisa melalui media sosial, seperti membuat petisi, dan lain sebagainya. Intinya adalah generasi muda tidak boleh apolitis, generasi muda harus selalu bergerak dengan caranya masing-masing," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya