Berita

Neni Herlina/Ist

Nusantara

Gegara Meja, Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro Ancam Pecat ASN

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 22:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seorang aparatur sipil negara (ASN) memberikan pengakuan ke publik, tentang perlakuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sanis, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, yang mengancamnya dipecat.

ASN tersebut bernama Neni Herlina yang bertugas di bagian Rumah Tangga Kementerian Dikti Saintek, saat diwawancarai usai aksi unjuk rasa ratusan ASN Kemendikti Saintek di kantornya, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 20 Januari 2025.

"(Kasus) meja itu sebenarnya dia mau ganti. Tapi ucapannya, enggak menghargai," ujar Neni.


Dia menjelaskan, meja yang ingin diganti Satryo itu sebenarnya bukan terletak di ruangan yang diperuntukan bagi Mendikti Ristek.

"Ruangan beliau itu kan sebenarnya sedang kita buat di Lantai 10 (Gedung D). Itu ruang sementara, dan peralatannya itu bekas Dirjen dulu," urai Neni.

"Sebenarnya bukan persoalan substansi pendidikan tinggi. Saya sebenarnya tidak menyalahkan hal seperti itu. Tapi hal remeh temeh itu," sambungnya menyinggung.

Namun, sejak sata itu Neni sudah diberikan ancaman pemecatan oleh Satryo, dan terus terjadi hal yang sama ketika dirinya dianggap salah dalam menjalankan perintah.

"Ini kesalahan pertama ya, kalau kedua kali nanti saya pecat kamu. Jadi dari pertama sudah begitu (mengancam memecat)," katanya sembari mencontohkan poernyataan ancaman Satryo.

Lebih lanjut, Neni mengungkapkan ancaman yang cukup serius disampaikan Satryo di pekan lalu.

"Kemarin hari Jumat (pekan lalu dipecat secara verbal). Itu yang (sampai) mengusir ya. Kalau ancamannya sudah ada sejak awal-awal beliau itu ada (resmi berkantor), sejak soal meja itu," demikian Neni menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya