Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BTN Mulai Proses Akuisisi Bank Victoria Syariah, Targetkan Spin-Off Tahun Ini

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 14:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi memulai proses akuisisi terhadap PT Bank Victoria Syariah (BVIS). 

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan bahwa proses akuisisi diawali dengan penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) bersama para pemegang saham BVIS pada 15 Januari 2025 lalu.

Melalui perjanjian ini, BTN, kata Nixon akan mengambil alih 100 persen saham BVIS yang dimiliki oleh PT Victoria Investama Tbk, PT Bank Victoria International Tbk, dan Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta.


“BTN menilai perkembangan perekonomian syariah di Indonesia perlu didukung dengan adanya pemain yang memiliki kekuatan daya saing atau competitive advantage dengan proposisi layanan perbankan dan keuangan komprehensif untuk sektor perumahan,” ujar Nixon dalam keterangannya, Senin 20 Januari 2025.

BTN akan mengintegrasikan BVIS dengan Unit Usaha Syariah (UUS)-nya, BTN Syariah, setelah mendapatkan persetujuan dari regulator. Upaya ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban hukum, sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Aturan tersebut mewajibkan unit usaha syariah bank konvensional dipisahkan menjadi bank umum syariah (BUS) jika asetnya mencapai Rp50 triliun atau 50 persen dari aset induk. BTN Syariah, yang mencatatkan aset sebesar Rp58 triliun pada kuartal III-2024, telah memenuhi syarat tersebut.

"Berdasarkan timeline yang telah kami rencanakan, BTN Syariah bisa segera spin-off menjadi bank umum syariah pada tahun ini,"kata Nixon.

Nilai akuisisi BVIS mencapai Rp1,06 triliun yang seluruhnya berasal dari pendanaan internal BTN. Setelah proses merger, aset gabungan BTN Syariah dan BVIS diproyeksikan mencapai Rp66 triliun hingga Rp67 triliun.

Sementara itu, BVIS dinilai sebagai mitra strategis karena memiliki potensi pertumbuhan yang stabil. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2024, BVIS mencatatkan aset Rp3,32 triliun, tumbuh 8,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

BTN kini tengah mempersiapkan langkah lanjutan, termasuk persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nixon berharap proses akuisisi ini rampung sebelum semester I-2025 berakhir, sehingga penggabungan BVIS dengan BTN Syariah bisa segera dilakukan.

Selama proses ini berlangsung, Nixon memastikan operasional BTN Syariah tetap berjalan normal hingga resmi berubah menjadi bank umum syariah berbentuk perseroan terbatas.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya