Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Prabowo Subianto/Ist

Politik

Kasus Hasto Tak Masuk Agenda Pembahasan Megawati-Prabowo

SENIN, 20 JANUARI 2025 | 08:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI Prabowo Subianto tidak akan membahas kasus yang menjerat Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Diketahui, Hasto kini telah menyandang status terangka kasus buronan KPK Harun Masiku. 

“Terkait rencana pertemuan antara Ibu Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto apakah akan membahas kasus Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto? Kami sudah menegaskan tidak ada,” kata Jurubicara DPP PDIP Guntur Romli kepada wartawan, Senin 20 Januari 2025. 


Guntur menegaskan bahwa pertemuan Megawati-Prabowo tersebut murni sebagai ajang konsolidasi nasional dan tidak ada kaitannya dengan isu politik atau kasus tertentu.  

“Pertemuan itu tidak akan membahas deal-deal politik dan kasus. Pertemuan tersebut sebagai momentum konsolidasi nasional,” kata Guntur.

Guntur menjelaskan, pertemuan Megawati-Prabowo merupakan momentum penting mengingat keduanya memiliki hubungan persahabatan yang sudah lama terjalin, serta ikatan historis dan ideologis yang kuat. 

“Sehingga kedua pemimpin tersebut saling menghormati dan menghargai dalam posisi politik masing-masing," ujar Guntur.  

Lebih lanjut, Guntur memastikan bahwa Megawati akan langsung berkomunikasi dengan Presiden Prabowo mengenai rencana pertemuan, sebagaimana  disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada 17 Januari 2025 lalu.

“Seperti yang disampaikan Mas Hasto pada 17 Januari, terkait pembahasan rencana pertemuan, Ibu Megawati akan berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo,” pungkas Guntur.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya