Berita

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, bersama sejumlah Kepala OPD menerima Audiensi dengan PT PEMA terkait Proyek Panas Bumi di Gedung Dekranasda, Aceh Besar. Foto: MC Abes.

Nusantara

Proyek Panas Bumi Seulawah Langkah Strategis Tingkatkan PAD Aceh Besar

MINGGU, 19 JANUARI 2025 | 18:44 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pengembangan energi panas bumi di Gunung Seulawah Agam merupakan  langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Besar.

“Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Seulawah Agam secara administratif mencakup Kecamatan Seulimuem dan Mesjid Raya. Dengan potensi yang ada, proyek ini diharapkan tidak hanya menyediakan energi bersih tetapi juga mendongkrak perekonomian lokal,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, dilansir Kantor Berita Politik RMOLAceh, Minggu, 19 Januari 2025.

Iswanto menilai, proyek ini dinilai memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan sumber daya alam, sekaligus menciptakan dampak positif bagi perekonomian daerah. Untuk mendukung aksesibilitas ke lokasi proyek, pemerintah telah mengidentifikasi empat jalur utama. Jalur Lintas Utara memiliki jarak 50,3 km dengan waktu tempuh 1 jam 18 menit, sedangkan Lintas Tengah lebih efisien dengan jarak 49,8 km dan waktu perjalanan 1 jam 16 menit.


“Meski Lintas Selatan lebih panjang, yakni 50,7 km, akses jalan yang lebih baik memungkinkan waktu tempuh lebih singkat, yakni 1 jam 8 menit. Alternatif Utara, dengan jarak 59 km, diprioritaskan untuk kendaraan berat,” jelas Iswanto.

Selain aspek teknis, Iswanto menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat proyek ini. “Para camat, mukim, dan keuchik harus aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang potensi besar tambang ini. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mendukung proyek ini sebagai aset strategis daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan segera membentuk badan hukum berupa Perusahaan Daerah (Perumda) untuk memastikan pengelolaan tambang sesuai regulasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor tambang terhadap PAD dan menciptakan efek domino positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Semoga eksplorasi ini membawa manfaat ekonomi sekaligus dampak positif bagi kehidupan masyarakat Aceh Besar. Kita harus bekerja bersama untuk mewujudkan Aceh Besar yang mandiri dan sejahtera,” pungkas Iswanto.

Langkah ini memperlihatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mengoptimalkan sumber daya alam guna mendukung pembangunan daerah. Audiensi dengan PT PEMA ini diharapkan menjadi awal sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan investor untuk kemajuan Aceh Besar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya