Berita

Ilustrasi properti di China/Net

Bisnis

Sektor Properti China Masih Lesu, Investasi Anjlok 10 Persen

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 19:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Investasi properti di China tercatat kembali lesu pada akhir 2024. Biro Statistik Nasional mencatat investasi properti di China anjlok 10,6 persen, dengan penjualan turun 12,9 persen.

Seperti dikutip dari Business Recorder, Jumat 17 Januari 2025, investasi properti di China pada periode sebelumnya juga turun 10,4 persen year to year (yoy).

Selanjutnya dana yang dihimpun oleh pengembang properti China ikut anjlok 17,0 persen pada 2024. Angka ini lebih rendah dibanding penurunan tahun sebelumnya, yang berada di kisaran 18,0 persen pada Januari-November.


Merosotnya investasi properti ini diperkirakan akan bertahan lama, yang memaksa pemimpin China untuk mengambil langkah-langkah yang lebih agresif. 

Langkah itu antara lain meningkatkan permintaan pada kuartal IV-2024, termasuk menurunkan suku bunga hipotek, melonggarkan pembatasan pembelian rumah, mengizinkan pemerintah daerah untuk membeli rumah yang tidak terjual, dan menurunkan persyaratan uang muka. 

Dorongan tersebut mulai berdampak pada harga rumah menjelang akhir tahun. Dari data dirilis biro statistik menunjukkan harga rumah di 70 kota besar di China mengalami penurunan pada Desember.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya