Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Tiongkok Gerak Cepat, Incar Pabrik Mobil Jerman Usai kabar Otomotif Eropa Bakal Bangkrut

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 11:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar yang menyebut bahwa pabrik-pabrik mobil di Eropa dan Amerika Utara diproyeksikan tutup tahun ini, mendorong produsen mobil Tiongkok untuk mengincar beberapa pabrik mobil di Jerman.

Investor Tiongkok nampaknya tertarik pada lokasi pabrik milik Volkswagen (VW), kata seseorang sumber kepada Reuters, dikutip Jumat 17 Januari 2025.

Alasannya, dengan membeli pabrik VW akan memungkinkan Tiongkok membangun pengaruh di industri otomotif Jerman yang berharga, yang menjadi rumah bagi beberapa merek mobil tertua dan paling bergengsi. 


Sejauh in, perusahaan-perusahaan Tiongkok telah berinvestasi di berbagai industri di Jerman, ekonomi terbesar di Eropa, mulai dari telekomunikasi hingga robotika. Namun, untuk investasi dengan mendirikan pabrik mobil di negara itu, baru kali in tercetus, meskipun Mercedes-Benz memiliki dua pemegang saham Tiongkok yang besar.

VW telah lama menjadi simbol kehebatan industri Jerman. Namun industri itu kini terancam oleh perlambatan ekonomi global yang menghantam angka permintaan, di tengah transisi ke produksi EV untuk menuju teknologi hijau. 

Membuat mobil di Jerman untuk dijual di Eropa akan memungkinkan produsen kendaraan listrik China terhindar dari membayar tarif UE atas mobil listrik yang diimpor dari China dan dapat menimbulkan ancaman lebih lanjut terhadap daya saing produsen Eropa.

Saat ini, VW sendiri sedang menjajaki penggunaan alternatif untuk pabriknya di Dresden dan Osnabrueck sebagai bagian dari upaya pemotongan biaya untuk mengurangi operasinya di Jerman. 

Keputusan rencana investasi Tiongkok ini akan bergantung pada sikap pemerintah Jerman yang baru, setelah pemilihan umum pada Februari mendatang. 

Perekonomian kedua negara menjadi sangat terkait selama 16 tahun masa jabatan Angela Merkel, didorong oleh investasi dan ekspor dari produsen mobil Jerman ke Tiongkok. 

Sejauh ini, para eksekutif VW berencana ingin menutup beberapa pabrik, tetapi menghadapi perlawanan dari serikat pekerja.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya