Berita

KTA BIN milik almarhum Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan/Ist

Politik

Publik Menanti Teka-teki Kematian Pensiunan BIN di Marunda

RABU, 15 JANUARI 2025 | 23:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perairan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, menjadi saksi bisu tragedi yang menimpa Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan alias HO. 

Mantan pejabat tinggi Badan Intelijen Negara (BIN) itu ditemukan tewas pada Jumat, 10 Januari 2025. 

Menurut Ketua Presidium Pejuang Bela Negara (PPBN) Laksma TNI (Purn) Jaya Darmawan, sosok HO yang berusia 75 tahun itu dikenal memiliki rekam jejak gemilang di dunia militer dan intelijen.


“Hingga akhir hidupnya yang tragis menimbulkan banyak tanda tanya,” ujar Jaya kepada RMOL, Rabu, 15 Januari 2025. 

Hingga kini, penyebab pasti insiden mobil Hendrawan terjun ke laut masih menjadi teka-teki. 

“Aparat kepolisian harus terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tragis ini. Publik pun menanti jawaban atas misteri yang menyelimuti akhir hidup seorang mantan pejabat tinggi intelijen ini,” jelas Jaya.

Kabar duka ini bermula dari penemuan jasad Hendrawan oleh nelayan yang berlayar di perairan tersebut. Berdasarkan rekaman CCTV yang diperiksa polisi, mobil yang dikendarai Hendrawan terlihat melaju menuju dermaga KCN Marunda pada pukul 00.35 WIB. Rekaman menunjukkan mobilnya melaju sepanjang dermaga Kade 07-08 sebelum akhirnya terjun ke laut.

Jenazah Hendrawan langsung dievakuasi ke RSCM Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses visum. Setelah melalui rangkaian prosedur, jenazahnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dreded, Bogor, pada Selasa, 14 Januari 2025 pukul 11.00 WIB. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, dihadiri keluarga dan kerabat terdekat.

Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1972 yang dikenal atas dedikasinya di dunia militer. Pada 1976, ia menjabat sebagai Komandan Peleton Yonzipur 2/SG saat berpangkat Lettu Czi. Salah satu tugasnya yang monumental adalah keterlibatannya dalam Operasi Seroja di Timor Timur.

Hendrawan kemudian melanjutkan karirnya di Badan Intelijen Negara (BIN), di mana ia menjabat sebagai Pembina Utama dan Tim Ahli Deputi hingga memasuki masa purnabakti. Sosoknya dikenang sebagai seorang patriot yang berdedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya