Berita

Nawaf Salam/Net

Dunia

Hizbullah Geram Perkara Lebanon Pilih Nawaf Salam Jadi PM Baru

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 12:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, memanggil Nawaf Salam untuk menunjuknya sebagai perdana menteri setelah sebagian besar anggota parlemen setuju dengan pencalonannya pada Senin, 13 Januari 2025.

Kantor Kepresidenan Lebanon mengatakan Salam, yang saat ini berada di luar negeri dan akan segera kembali ke tanah air pada hari Selasa, 14 Januari 2025. 

"Salam mendapat dukungan dari 84 dari 128 anggota parlemen, dan Presiden Aoun kemudian memanggilnya agar segera membentuk pemerintahan," ungkap laporan Middle East Monitor.


Salam memperoleh dukungan dari faksi-faksi Kristen dan Druze, dan anggota parlemen Muslim Sunni terkemuka, termasuk sekutu Hizbullah.

Namun, anggota parlemen dari Hizbullah dan sekutunya, Gerakan Amal, yang memegang semua kursi yang disediakan untuk Syiah di parlemen, tidak menyebutkan nama siapa pun, yang menunjukkan bahwa mereka saat ini tidak bermaksud untuk berpartisipasi dalam pemerintahan Salam.

Anggota parlemen senior Hizbullah, Mohammed Raad, yang kelompoknya ingin petahana Najib Mikati tetap menjabat, mengatakan lawan Hizbullah berupaya memecah belah dan mengucilkan mereka.

Pemilihan panglima angkatan darat Jenderal Aoun minggu lalu, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan Arab Saudi, merupakan tanda lain dari pergeseran dalam lanskap politik, di mana Hizbullah telah lama memegang pengaruh yang menentukan.

Sumber menyebut anggota parlemen Hizbullah menghadiri pertemuan mereka dengan Aoun lebih lambat dari yang dijadwalkan, menunda kedatangan mereka karena mereka melihat momentum yang membangun di belakang Salam.

Pemilihan Aoun dan penunjukan perdana menteri baru merupakan langkah-langkah untuk menghidupkan kembali lembaga-lembaga pemerintah Lebanon yang telah lumpuh selama lebih dari dua tahun, dengan negara tersebut tidak memiliki kepala negara maupun kabinet yang sepenuhnya berdaya.

Pemerintahan baru menghadapi tugas-tugas besar, termasuk membangun kembali wilayah-wilayah yang diratakan oleh serangan udara Israel selama perang dengan Hizbullah, dan meluncurkan reformasi yang telah lama terhenti untuk menghidupkan kembali ekonomi dan mengatasi akar penyebab runtuhnya sistem keuangan Lebanon pada tahun 2019.

Dalam peran sebelumnya sebagai komandan tentara yang didukung AS, Aoun memainkan peran penting dalam pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi AS antara Israel dan Hizbullah.

Persyaratan tersebut mengharuskan tentara Lebanon untuk dikerahkan ke Lebanon selatan saat pasukan Israel dan Hizbullah menarik pasukan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya