Berita

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, saat membela Timnas Indonesia/Net

Sepak Bola

Pernah Tetanggaan dengan Kluivert, Marc Klok Kirim Kode Ingin Kembali ke Timnas

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 10:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan asa baru bagi gelandang Persib Bandung, Marc Klok. Pemain asal Belanda itu merasa punya ikatan khusus dengan Kluivert karena pernah menjadi tetangga legenda De Oranje itu.

Meski kehadiran Kluivert dihiasi kontroversi, bagi Marc Klok, pelatih 48 tahun itu tetap patut dihormati karena punya jejak emas sebagai pemain di level dunia.

Sebagai pemain naturalisasi asal Belanda, rupanya Klok pernah bertetanggaan dengan mantan pelatih Timnas Curacao itu.


"Dulu dia tetangga saya di Amsterdam-Noord. Ibu kami juga bertetangga. Saya menontonnya mencetak gol di TV pada final Liga Champions," kata Klok, dikutip dari media Belanda De Volkskrant, Selasa, 14 Januari 2025.

Meski demikian, saat Kluivert berkarier sebagai pelatih, Klok mengaku tidak mengikuti. Ia hanya tahu kalau Kluivert pernah menangani Timnas Curacao. 

"Sebagai pelatih, saya tidak begitu mengenalnya, meskipun saya tahu dari anak-anak yang bermain di bawahnya untuk Curacao bahwa dia orang baik yang cocok dengan mereka," imbuh Klok.

Karena punya kedekatan sebagai sesama orang yang lahir di Belanda, Klok pun mengirim kode siap kembali membela Timnas Indonesia. 

Klok sempat dipanggil membela Tim Garuda pada fase awal Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun karena masalah kebugaran, Klok akhirnya mundur untuk pemulihan cedera usai Indonesia mengalahkan Vietnam 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).

"Saya ingin membantu. Saya kenal orang-orangnya, bahasanya, pemain Indonesianya, orang-orang di asosiasi itu. Mungkin saya bisa menjadi jembatannya," tandasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya