Berita

Pemagaran Laut Tangerang/Ist

Politik

Daniel Johan: Jika Ada, Oknum Backing Pemagaran Laut Harus Ditindak Tegas Juga!

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 22:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi IV DPR RI berencana memanggil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) imbas dari aktivitas pemagaran laut di perairaan Tangerang.

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menuturkan pemanggilan tersebut dalam rangka meminta penjelasan pemerintah tentang adanya pemagaran laut tersebut. 

“Komisi IV akan memanggil KKP untuk meminta penjelasan terkait adanya pagar tersebut, tentu Komisi IV mendorong agar pemerintah tegas menertibkan hal-hal semacam ini,” kata Daniel Johan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin, 13 Januari 2025.


Legislator dari Fraksi PKB ini mengatakan pengusutan ini diperlukan agar tidak ada oknum yang menguasai laut Indonesia. 

“Agar tidak ada pihak-pihak yang merasa berkuasa di atas hukum yang berlaku,” katanya. 

Ia menambahkan, Komisi IV akan menggali lebih dalam dari KKP terkait adanya pemagaran laut tanpa izin tersebut.

“Untuk mengusut siapa dalangnya harus ada kerja sama mulai dari nelayan, aparat penegak hukum, Dinas kelautan dan perikanan setempat dan  KKP. Kalau ada backing oknum tertentu harus ditindak tegas juga,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya