Berita

BYD Atto 2/Arena EV

Otomotif

BYD Boyong Crossover Listrik Murah Atto 2 ke Eropa

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD baru saja meluncurkan armada terbarunya di Eropa, Atto 2. 

Mobil crossover kompak ini sengaja dirancang untuk menyaingi model-model populer seperti Vauxhall Frontera dan Renault 4, dengan menawarkan kombinasi teknologi canggih, kepraktisan, dan harga yang terjangkau.

Dikutip dari Arena EV Senin, 13 Januari 2025, Atto 2 memiliki panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi 1.675 mm. Mobil ini sedikit lebih panjang dan tinggi dibandingkan Volkswagen ID.3, namun meskipun ukurannya kompak, mobil ini dapat menampung hingga lima orang dengan nyaman dan memiliki kapasitas bagasi sebesar 400 liter.


Atto 2 dilengkapi dengan motor listrik berdaya 174 tenaga kuda yang menggerakkan roda depan dan ditenagai oleh baterai berkapasitas 45,1 kWh. Dengan konfigurasi ini, Atto 2 dapat menempuh jarak sekitar 312 km dalam sekali pengisian daya, membuatnya ideal untuk perjalanan dalam kota maupun perjalanan jauh. 

Atto 2 dibangun di atas e-Platform 3.0 milik BYD, yang juga digunakan pada model BYD Dolphin. Namun, Atto 2 menjadi model kompak pertama BYD yang mengusung desain sel-ke-bodi (CTB), yang meningkatkan integritas struktural mobil dan memungkinkan ruang interior yang lebih lapang.

Dari segi desain, Atto 2 mengusung pendekatan yang lebih konvensional dibandingkan dengan beberapa pesaingnya. Mobil ini memiliki lampu depan klasik dengan elemen hitam di antaranya, yang mengingatkan pada gril tradisional. Bagian belakang mobil dilengkapi strip LED yang menghubungkan kedua lampu belakang, ciri khas visual BYD.

Interior Atto 2 menghadirkan kabin modern dengan teknologi tinggi. Salah satu fitur utamanya adalah layar sentuh infotainment berputar 15,6 inci khas BYD, yang dapat digunakan dalam orientasi potret atau lanskap. Antarmuka ini memberikan kemudahan akses ke berbagai fitur, termasuk navigasi, hiburan, dan pengaturan kendaraan.

BYD memposisikan Atto 2 sebagai SUV terjangkau untuk pasar Eropa. Meskipun harga resmi belum dikonfirmasi, diperkirakan mobil ini akan dijual sekitar 24.000 Euro (sekitar Rp400 juta), menjadikannya pilihan yang menarik di segmen kendaraan listrik kompak. 

Atto 2 dijadwalkan mulai dijual di Eropa pada Maret 2025, dengan versi baterai yang lebih besar diharapkan akan hadir pada akhir tahun ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya