Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

DPR Dukung Prabowo Gelar Retreat Kepala Daerah Terpilih

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto berencana menggelar retreat dengan mengumpulkan seluruh kepala daerah terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. 

Anggota Komisi II DPR Indrajaya mendukung rencana tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk menyamakan visi pemerintah pusat dan daerah serta mencegah terjadinya korupsi.

"Kami sangat mendukung karena kegiatan itu positif bagi kepemimpinan di tingkat daerah ke depan," terang Indrajaya, Senin 13 Januari 2025.


Selain untuk menyamakan visi pusat dan daerah, retreat ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan. Hal ini sangat penting karena banyak kepala daerah terpilih yang sebelumnya belum mempunyai pengalaman dalam memimpin suatu wilayah.

"Jadi perlu pembekalan kepemimpinan sebelum terjun ke masyarakat. Dari sisi kapasitas, mereka harus siap," terang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Retreat juga bisa dimanfaatkan untuk meneguhkan integritas mereka dalam memimpin. Peningkatan integritas bisa mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di daerah.

"Presiden Prabowo sejak awal berkomitmen mencegah dan memberantas korupsi. Semua kepala daerah harus mendukung dan meniru komitmen Pak Prabowo," terang Indrajaya.

Terakhir, retreat bisa untuk menguatkan rasa nasionalisme dan patriotisme para kepala daerah. Diharapkan mereka semakin cinta tanah air, sehingga mau berjuang dan bekerja keras memajukan daerah masing-masing.

"Retreat perlu segera dilaksanakan. Waktunya masih cukup panjang sebelum pelantikan. Kami sangat mendukung ide Presiden Prabowo," pungkas Indrajaya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menggelar retreat yang diikuti para pembantunya di Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah pada Oktober 2024.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya