Berita

Massa FPI Gelar tahlilan di kantor Komnas HAM di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2025/RMOL

Politik

Usut Kasus KM 50, FPI Gelar Tahlilan di Kantor Komnas HAM

JUMAT, 10 JANUARI 2025 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Elemen masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Anti Tawuran dan Narkoba (Gentar) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) menyambangi Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 10 Januari 2025.

Kedatangan massa ini untuk mendesak Komnas HAM untuk mengusut tuntas tewasnya enam laskar FPI (Front Pembela Islam) di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Di depan kantor Komnas HAM, massa yang dipimpin menantu Imam Besar Front Persaudaraan Islam Habib Rizieq Shihab, Habib Muhammad bin Husein Alatas, menggelar pembacaan surat Yasin dilanjutkan tahlil.


"Tegakkan Keadilan, seret semua yang terlibat dalam peristiwa extra judicial killing di KM 50 Ke pengadilan HAM" tulis spanduk yang dibentangkan laskar FPI.

Aksi ini dijaga ketat aparat kepolisian. Lalu lintas di sekitar lokasi pun terpantau padat merayap.

Peristiwa KM 50 terjadi pada 7 Desember 2020. Dimana saat itu 6 orang Laskar FPI terbunuh. Versi keterangan kepolisian saat itu 6 orang Laskar FPI tersebut menyerang petugas keamanan. 

Sedangkan versi keterangan dari FPI perjalanan mereka di serang orang tak dikenal. Dan sampai akhirnya 6 orang Laskar FPI tersebut tewas. Keenam korban ini adalah Andi Oktiawan (33), Ahmad Sofiyan (26), Lutfi Hakim (25), Faiz Ahmad Syukur (22), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Muhammad Reza (20).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya