Berita

Anggota Komisi X DPR, Verrell Bramasta/Ist

Politik

Verrell Bramasta: Viralitas Menjadikan Medsos Pisau Bermata Dua

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 12:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penyebaran hoax di media sosial belakangan ini sama cepatnya dengan penyebaran virus. Untuk itu, diperlukan benteng pencegahan penyebaran hoax yang bisa mengganggu situasi sosial.

Pandangan itu disampaikan anggota Komisi X DPR, Verrell Bramasta menanggapi berbagai dinamika yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Presiden Prabowo Subianto di media sosial.

“Seharusnya dengan era digitalisasi, bangsa Indonesia itu bisa lebih solid dan kuat. Ingat seperti pesan Pak Prabowo. Bahwa kita tidak boleh pecah, tidak boleh diadu domba," ujar Verrell kepada wartawan, Kamis 9 Januari 2024.


Kemudahan internet dan akses informasi, kata dia, seharusnya membuat masyarakat lebih bijak untuk triangulasi data agar tidak termakan hoax.

“Saya pernah katakan bahwa sosial media itu memiliki kekuatan tersendiri. Namanya viralitas. Ketika sudah banyak diomongin netizen, maka itu menjadi fakta tersendiri. Dan ini yang menjadi pisau bermata dua," tuturnya.

Namun begitu, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) juga memahami bahwa berada di politik pasti akan terus menuai kritikan baik secara langsung ataupun di media sosial.

“Memang di politik ini ternyata tidak mudah. Kerja kita tetap salah. Tapi ini yang membuat saya tetap terus berkembang dan menjadikan Pak Prabowo sebagai guru saya. Beliau adalah sosok pemimpin yang hebat,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya