Berita

Peserta didik menikmati makan bergizi gratis/Ist

Nusantara

Kalori dan Gizi Cukup untuk Menu Hemat MBG Rp10 Ribu

KAMIS, 09 JANUARI 2025 | 07:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis menciptakan generasi sehat menuju Indonesia emas 2045.

Praktisi kesehatan, dr Ngabila Salama mengatakan, tantangan dalam program ini adalah memastikan kecukupan kalori dan gizi dalam menu seharga Rp10.000. 

Menu tersebut harus mengikuti pedoman "Isi Piringku" dari Kementerian Kesehatan yang terdiri dari sayur dan buah, serta lauk tinggi protein hewani dan karbohidrat.


"Karena anak masih butuh hormon untuk tumbuh kembang, tentunya protein hewani sangat dibutuhkan," katanya kepada RMOL, Kamis 9 Januari 2025.

Ngabila juga menyoroti bahwa susu, meskipun bermanfaat, kini bukan lagi bagian dari konsep 4 Sehat 5 Sempurna. 

Banyak masyarakat Indonesia yang alergi protein susu sapi, sehingga lebih baik meningkatkan komposisi protein hewani dari sumber alami.

"Dengan Rp 10 ribu masih memungkinkan untuk bisa mewujudkan isi piringku: nasi, sayur, buah, protein nabati, protein hewani," kata Ngabila.

Selain pemenuhan gizi, Ngabila menekankan pentingnya memastikan standar kebersihan makanan. Penyedia makanan harus memiliki sertifikat higiene dari puskesmas setempat untuk mencegah infeksi atau keracunan makanan massal. 

Penggunaan alat makan yang dapat digunakan kembali juga lebih disarankan dibanding kemasan plastik atau kertas, sehingga anggaran dapat dialokasikan untuk peningkatan kualitas lauk protein hewani.

"Program baik, masif, luas ini perlu didukung penuh," pungkasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya