Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar/Istimewa

Politik

Gunhar Yakin Prabowo Akan Bersama Petani yang Terlibat Konflik Lahan di Luwu Timur

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 23:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sengketa lahan antara warga Tanamalia, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan perusahaan tambang nikel PT Vale Indonesia di Blok Tanamalia mendapat perhatian serius dari anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar. 

Konflik lahan ini memanas setelah masyarakat Loeha menolak eksplorasi tahap kedua yang dilakukan PT Vale, yang dinilai merugikan mata pencaharian mereka di sektor perkebunan lada.

"Masyarakat Loeha dan sekitarnya sangat bergantung pada pertanian lada, yang telah menjadi sumber utama kesejahteraan mereka. Namun, rencana eksplorasi PT Vale dengan pengeboran intensif hingga 2026 justru mengancam keberlanjutan perkebunan mereka," ujar Gunhar, melalui keterangannya, Selasa, 7 Januari 2025.


Sebagai anggota DPR, Gunhar juga menyuarakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto selaku mantan Ketua HKTI, akan memberikan perhatian khusus kepada nasib petani di Tanamalia. 

"Sebagai mantan Ketua HKTI, Pak Prabowo telah lama dikenal membela petani. Dan saya yakin beliau akan berdiri bersama para petani lada dalam menghadapi persoalan ini," imbuhnya.

Gunhar menegaskan, DPR melalui Panitia Kerja (Panja) Minerba akan segera memanggil pihak PT Vale untuk membahas persoalan tersebut.

"PT Vale tampaknya merasa superior. Jika ada pelanggaran terhadap lahan petani lada, kami tidak segan-segan meninjau ulang proses divestasi saham perusahaan ini," tegasnya.

Divestasi tahap kedua PT Vale Indonesia telah rampung pada Juni 2024. Namun Gunhar menyayangkan minimnya kontribusi PT Vale terhadap penciptaan nilai tambah melalui hilirisasi industri nikel, seperti yang seharusnya menjadi kewajiban mereka. 

"Selama ini, janji mereka untuk memberikan nilai tambah hanyalah kebohongan besar," pungkasnya.

Blok Tanamalia, yang dikenal sebagai Loeha Raya, meliputi lima desa. Yaitu Desa Rante Angin, Loeha, Masiku, Bantilang, dan Tokalimbo di Kecamatan Towuti. 

Konsesi PT Vale di wilayah tersebut mencapai 17.776,78 hektare, dengan 9.000 hektare berada di Desa Loeha dan Rante Angin, di mana pertanian lada dikelola masyarakat. Saat ini, sekitar 4.239,8 hektare lahan lada dikelola masyarakat, sebagian besar dengan sertifikat hak milik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya