Berita

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang (tengah) dan panja haji DPR di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa, 7 Januari 2025/RMOL

Politik

Panja Haji Minta Prabowo Lobi Arab Saudi Supaya Bisa Tambah Kuota

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 20:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kuota haji tahun 2025 telah ditetapkan sebanyak 221 jemaah. Tetapi jumlahnya dinilai masih kurang mengingat daftar tunggu haji yang panjang di Indonesia.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang mewakili Panitia Kerja (Panja) Haji DPR menyampaikan harapan agar pemerintah dapat bernegosiasi dengan pihak Arab Saudi, sehingga kuota haji ke depan bisa ditambah.

"Kami tadi minta kesediaan dan memohon kepada Bapak Presiden untuk meyakinkan pihak Arab Saudi kita tetap mendapatkan kuota (tambahan)," ujarnya.


Menurut Marwan, penambahan kuota ini dibutuhkan untuk mengurangi daftar tunggu haji yang kini sudah mencapai 25-30 tahun. Bahkan di Sulawesi Selatan ada kabupaten yang masa tunggunya sudah di atas 49 tahun.

"Karena sudah kita putuskan, sudah diketok dengan 221 ribu jamaah. Ini masih butuh tambahan kita. Supaya mengurai tadi lamanya daftar tunggu," kata Marwan.

Selain daftar tunggu, Marwan juga menyampaikan kepada presiden RI bahwa kondisi jamaah haji Indonesia rata-rata berusia tua. Ada kemungkinan para jamaah lansia meninggal dunia sebelum diberangkatkan.

"Karena usianya juga sudah tua. Kalau tidak berangkat sekarang agak rumit," kata dia.  

Lebih lanjut Marwan mengungkap akhir bulan ini Prabowo akan menggelar perjalanan luar negeri. Ia berharap salah satu destinasi pada kunjungan tersebut adalah Arab Saudi.

"Insyaallah beliau menjelaskan akhir Januari akan melakukan perjalanan. Dan kami berharap beliau sampai ke Saudi. Dan ketemu Raja lah di sana yang menentukan kuota bisa ditambah atau tidak," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya