Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani di di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Selasa, 7 Januari 2025/Ist

Politik

Muzani Ungkap Kisah Prabowo Perjuangkan Disabilitas Sejak Dulu

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 17:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

UU 8/2016 yang mengatur tentang penyandang disabilitas merupakan ide dan gagasan yang datang dari Presiden Prabowo Subianto. 

Hal itu yang disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional bertema "Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan" di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Selasa, 7 Januari 2025.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo, serta perwakilan dari 21 komunitas disabilitas dan puluhan anggota DPR Fraksi Partai Gerindra 


“Ikhtiar Pak Prabowo adalah bagaimana memberi layanan kepada saudara-saudara disabilitas yang ketika itu belum mendapatkan support dari negara. Maka kemudian Pak Prabowo berdiskusi dengan Pak Hashim perlunya didorong Undang-Undang Disabilitas untuk menjamin hak-hak mereka yang dijamin oleh negara,” jelas Muzani.

“Pada 2016 kita melakukan ikhtiar itu dan melahirkan Undang-Undang Disabilitas. Tentu kami bukan satu satunya fraksi yang mendukung tapi semua fraksi di DPR pun akhirnya mendukung atas prakarsa dari Fraksi Partai Gerindra motornya adalah saudari Sarah Djojohadikusumo,” ungkapnya.

Lanjut Muzani, sejak Partai Gerindra berdiri, Prabowo pun selalu menanamkan nilai-nilai perjuangan yang didasarkan pada kepentingan rakyat, bukan golongan. 

Itu sebabnya, sejak Prabowo dilantik menjadi presiden, banyak sekali program-program pemerintah yang pro rakyat. 

“Beliau ingin swasembada pangan, beliau ingin memberantas kemiskinan, beliau ingin semua rakyat Indonesia happy, beliau ingin semuanya bekerja, beliau ingin semua rakyat Indonesia bisa mendapatkan rumah, beliau ingin harga-harga terjangkau, beliau ingin rakyat dapat makan siang yang bergizi semua pelajar, dan itu dilakukan setahap demi setahap,” jelas Muzani.

Bukan hanya di nasional, di tingkat internasional  Prabowo saat ini digadang akan menjadi sosok pemimpin yang berpengaruh dalam dinamika dunia. 

Pidato-pidato Prabowo yang tegas dan berani menjadikan Indonesia kembali diperhitungkan dunia internasional dengan misi menjadikan Indonesia kembali menjadi Macan Asia.

“Indonesia sekarang kembali diperhitungkan di tingkat dunia, kita bangga dengan semua yang dilakukan Prabowo di tingkat internasional. Maka kita kembali menjadi Macan Asia. Kesabaran kita menjadikan Pak Prabowo menjadi presiden sekarang mulai terbukti, kesabaran kita untuk memperjuangkan pak Prabowo sudah mulai terlihat. Mudah-mudahan, beliau tetap dikaruniai kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT,” tandas Ketua MPR RI itu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya