Berita

Foxconn/smartindustry

Bisnis

Lampaui Ekspektasi, Foxconn Raih Pendapatan Tertinggi Berkat Permintaan Server AI

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen elektronik asal Taiwan, Foxconn, mencatatkan pendapatan tertingginya pada kuartal IV- 2024 berkat lonjakan permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).

Foxconn mengumumkan bahwa pendapatan mereka naik 15,2 persen menjadi 2,13 triliun Dolar Taiwan (sekitar Rp1 kuadriliun). Angka ini melebihi ekspektasi, bahkan melampaui perkiraan para analis di  LSEG SmartEstimate yang sebesar 2,1 triliun Dolar Taiwan. 

"Permintaan server AI yang kuat mendorong peningkatan pendapatan di divisi produk cloud dan jaringan," kata Foxconn, yang melayani pelanggan seperti perusahaan chip AI, Nvidia, seperti dikutip dari Reuters, Selasa 7 Januari 2025.


Namun, Foxconn mengatakan, untuk produk elektronik konsumen pintar, seperti iPhone, pertumbuhannya hampir datar dibandingkan tahun lalu.

Pada Desember 2024, total pendapatan Foxconn mencapai 654,8 miliar Dolar Taiwan, naik 42,3 persen dibandingkan Desember tahun sebelumnya, dan mencatatkan angka tertinggi kedua untuk bulan tersebut.

Mengenai prospek di kuartal pertama 2025, Foxconn mengatakan bahwa biasanya ada penurunan pendapatan yang tradisional pada periode tersebut. 

Meski mencatatkan pendapatan tertinggi pada kuartal keempat, mereka memperkirakan kinerja kuartal pertama 2025 akan serupa dengan rata-rata lima tahun terakhir, namun tetap menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya