Berita

Pedagang sedang melayani pembeli di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya/RMOLJatim

Bisnis

Harga Cabai di Surabaya Makin Pedas

SELASA, 07 JANUARI 2025 | 05:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejak Tahun Baru, harga cabai kecil di pasar tradisional Surabaya terus melonjak. Kenaikan harga ini bahkan melonjak tajam dibanding harga normal. Kenaikan harga ini dipicu oleh cuaca buruk yang mengakibatkan hasil panen berkurang.

Di Pasar Dukuh Kupang Surabaya, misalnya, harga cabai kecil melonjak hingga lebih dari 100 persen. Saat ini cabai rawit dijual dengan harga Rp120 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, harga cabai rawit hanya Rp40 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga ini bertahap sudah terjadi beberapa minggu lalu. Namun untuk cabai kecil, baru tadi malam yang kemungkinan dipicu oleh cuaca buruk yang berdampak pada hasil panen petani," ujar Juminah, pedagang di Pasar Dukuh Kupang Surabaya, dikutip RMOLJatim, Senin, 6 Januari 2024.


Tak hanya cabai rawit, harga cabai besar juga ikut merangkak naik. Saat ini, cabai besar dijual dengan harga Rp55 ribu per kilogram, sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram. 

Bahkan bawang merah juga ikut melonjak, dijual dengan harga Rp42 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp37 ribu per kilogram. Sementara bawang putih masih tinggi di angka Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bahan pokok ini membuat para pedagang mengeluh. Omzet pendapatan mereka menurun karena daya beli masyarakat berkurang.

"Ya, omzet penjualan turun drastis karena harga naik. Masyarakat jadi lebih hemat, jadi beli cabai sedikit-sedikit," tambah Juminah.

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga bahan pokok agar tidak membebani pedagang dan pembeli.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya