Berita

Keluarga memegang foto warga Israel yang disandera Hamas/Net

Dunia

Hamas Siap Bebaskan 34 Sandera Israel pada Gencatan Senjata Baru

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 13:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebanyak 34 sandera Israel akan dibebaskan Hamas jika gencatan senjata baru berhasil mereka sepakati.

Seorang pejabat senior Hamas mengungkap daftar sandera yang terdiri dari 10 wanita dan 11 sandera pria tua berusia antara 50 dan 85 tahun, serta anak-anak kecil.

Dikatakan bahwa pembebasan sandera akan bergantung pada kesepakatan bagi Israel untuk menarik diri dari Gaza dan gencatan senjata permanen atau berakhirnya perang.


"Namun, hingga saat ini, pendudukan terus bersikukuh atas kesepakatan mengenai masalah gencatan senjata dan penarikan, dan belum membuat langkah maju," kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, seperti dimuat BBC pada Senin, 6 Januari 2025.

Sebelumnya, Hamas mengunggah video tawanan Israel berusia 19 tahun, Liri Albag, yang mendesak pemerintahnya untuk membuat kesepakatan.

Dia ditangkap bersama enam tentara wajib militer wanita lainnya di pangkalan militer Nahal Oz di perbatasan Gaza selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Pada hari itu, militan yang dipimpin Hamas menyerang Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang lainnya.

Hingga Sabtu, 4 Januari 2025, operasi militer Israel untuk menghancurkan Hamas telah menewaskan sedikitnya 45.805 orang di Gaza.

Pada Minggu, 5 Januari 2025, militer Israel  menyerang lebih dari 100 lokasi Hamas di seluruh Jalur Gaza selama akhir pekan dan menewaskan puluhan orang di sana.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya