Berita

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir/Repro

Sepak Bola

PSSI Resmi Pecat Shin Tae-yong

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan pemecatan  Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih Timnas Indonesia. 

Keputusan itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam jumpa pers, Senin 6 Januari 2025. 

Erick Thohir mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan kepemimpinan yang lebih efektif dalam menerapkan strategi yang disepakati bersama oleh para pemain. 


Ia menekankan pentingnya komunikasi yang lebih baik dan implementasi program yang lebih bagus untuk perkembangan Tim Nasional.

"Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentunya disepakati oleh para pemain, komunikasi yang lebih baik dan tentu implementasi program yang lebih baik juga secara menyeluruh untuk Tim Nasional," kata Erick.

Lebih lanjut, Erick menyatakan bahwa PSSI telah mengadakan pertemuan dengan Shin Tae-yong  pada Senin pagi hari ini, dan pelatih asal Korea Selatan tersebut telah menerima keputusan tersebut. 

“Pak Mardi sudah ketemu Coach  Shin Tae-yong tadi pagi dan Coach Shin Tae-yong sudah menerima ya surat menyuratnya nanti tentu ada proses yang berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir. Dan saya mengucapkan sekali lagi terima kasih," ujar Menteri BUMN ini.

Erick juga menegaskan bahwa PSSI telah menyiapkan calon pengganti untuk posisi pelatih kepala Timnas Indonesia. 

Ia menyebut, awak media akan diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada pelatih baru tersebut dalam sebuah konferensi pers yang akan digelar pada 12 Januari 2025, pukul 16.00 WIB. Pelatih pengganti tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia pada Sabtu malam, 11 Januari 2025.

"Kami sudah mendapatkan calonnya nanti juga kita undang semua media untuk press conference berikutnya di tanggal 12 Januari ya kurang lebih jam 16.00 WIB," demikian Erick.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya