Berita

Ilustrasi Gerbang Tol Cikampek Utama/Istimewa

Nusantara

Libur Telah Usai, 684 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

SENIN, 06 JANUARI 2025 | 01:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 684.200 kendaraan tercatat telah kembali ke wilayah Jabotabek pada periode Libur Tahun Baru 2025 yang jatuh pada Rabu-Sabtu, 1-4 Januari 2025.

Ini merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari 4 Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 25,48 persen jika dibandingkan lalin normal (545.249 kendaraan)," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga, Lisye Octaviana, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 5 Januari 2025.


Lisye memaparkan, distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek ini berasal dari tiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 329.506 kendaraan (48,2 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 192.451 kendaraan (28,1 persen) dari arah Barat (Merak), dan 162.243 kendaraan (23,7 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Adapun Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama berjumlah 171.730 kendaraan, meningkat sebesar 63,25 persen dari lalin normal.

Kemudian lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 157.776 kendaraan, meningkat sebesar 32,68 persen dari lalin normal.

Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 329.506 kendaraan, meningkat sebesar 47,03 persen dari lalin normal.

Sementara itu, untuk lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 192.451 kendaraan, meningkat sebesar 2,62 persen dari lalin normal.

Lalu jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 162.243 kendaraan, meningkat sebesar 21,44 persen dari lalin normal.

Adapun pada H+3 libur Tahun Baru 2025 (Sabtu, 4 Desember 2024) lalin kembali ke Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat mencapai 174.727 kendaraan, meningkat 22,2 persen dari lalin normal (142.991 kendaraan).

"Jasa Marga juga mencatat masih tingginya arus kendaraan menuju Jabotabek pada Sabtu, (4 Desember 2024) di GT Cikampek Utama, sebanyak 44.963 kendaraan meningkat 63,2 persen dari lalin normal (27.558 kendaraan)," tutur Lisye.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya