Akademisi FH UBL, Anggalana/Ist
Akademisi FH UBL, Anggalana/Ist
Akademisi Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (FH UBL), Anggalana menyoroti salah satu poin putusan MK yang mewajibkan partai politik mengusulkan pasangan capres-cawapres agar tidak mendapat sanksi larangan mengikuti pemilu berikutnya.
Menurutnya, poin ini mencerminkan bentuk intervensi dalam demokrasi yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Dia mengandaikan jika parpol tidak memiliki capres atau cawapres yang akan didukung tapi dipaksa oleh aturan, maka bisa menimbulkan masalah baru.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36