Berita

Amay memperlihatkan minyak goreng merek "MinyaKita" yang diduga palsu/RMOLJabar

Nusantara

Waspada, Ada MinyaKita Palsu Beredar di Masyarakat

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Minyak goreng subsidi, MinyaKita, yang diduga palsu mulai beredar di Kota Cirebon. Minyak oplosan tersebut dikemas menyerupai produk asli, namun memiliki perbedaan mencolok pada warna dan kualitas.

Ciri khas minyak goreng asli MinyaKita adalah warnanya yang jernih, sedangkan versi palsunya terlihat lebih gelap dan mengandung endapan hitam, mirip minyak bekas pakai.

Seorang pedagang kecil di Cirebon, Amay, mengaku tanpa sengaja membeli minyak goreng palsu itu dari salah satu distributor.


"Awalnya saya tidak curiga. Namun, beberapa pelanggan mengeluh soal rasa dan warna minyak ini. Setelah saya periksa, ternyata warnanya kehitaman dan baunya juga berbeda," ujar Amay saat ditemui RMOLJabar di rumahnya, Jumat (3/1).

Setelah menyadari minyak yang dijualnya palsu, Amay langsung menghentikan penjualannya. Ia merasa dirugikan dan berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas.

"Minyak oplosan seperti ini sangat berbahaya untuk kesehatan. Saya berharap ada langkah cepat agar tidak semakin banyak korban," tegas Amay.

Kepolisian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diharapkan segera melakukan investigasi untuk memastikan keamanan produk minyak goreng yang beredar di masyarakat.

Masyarakat juga diimbau lebih waspada dan memeriksa dengan teliti sebelum membeli produk MinyaKita, terutama dari distributor yang tidak resmi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya