Berita

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan/Istimewa

Politik

Putusan MK Hapus Presidential Threshold Bukan Kemenangan Demokrasi

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 00:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), dianggap bukan kemenangan demokrasi.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, justru memandang penghapusan presidential threshold oleh MK tidak bisa digeneralisir akan diterima oleh seluruh pihak.

"Putusan MK menghapus presidential threshold tidak bisa disebut sebagai kemenangan demokrasi," ujar Yusak kepada RMOL, Jumat, 23 Januari 2024. 


Dia meyakini, petitum pemohon perkara uji materiil Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu yang diterima MK dengan keputusan menghapus presidential threshold, tidak sepenuhnya terkait prinsip kedaulatan rakyat.

"Karena kedaulatan rakyat dalam memilih dan dipilih tetap terjamin sepanjang sistem pemilihannya melalui pilpres (pemilihan presiden) langsung," tuturnya.

Sebagai contoh, Yusak menyebutkan satu tokoh politik yang menurutnya lahir dari pengaturan presidential threshold 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah partai politik pada pemilu sebelumnya.

"Jokowi merupakan contoh nyata kalangan rakyat jelata yang bisa menjadi presiden meskipun dengan presidential threshold 20 persen kursi atau 25 persen suara sah," demikian Yusak. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya