Berita

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto/RMOL

Hukum

Soal Oknum TNI Terlibat Penembakan, Panglima: Bila Terbukti Ditindak Tegas

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 20:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto turut berkomentar soal oknum prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang diduga melakukan penembakan terhadap bos rental mobil berinisial IA di Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak pada Kamis, 2 Januari 2025 sekitar pukul 04.30 WIB.

Bila terbukti bersalah maka oknum tersebut akan ditindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Betul sudah dimankan dan akan segera diproses lebih lanjut. Apabila terbukti bersalah, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Agus saat dikonfirmasi wartawan Jumat, 3 Januari 2025.


Kini oknum prajurit TNI AL berinisial A diperiksa oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).

“Pelaku sudah diamankan di Puspomal,” kata Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto saat dikonfirmasi wartawan.

Oleh karenanya, publik diminta mempercayakan kepada Puspomal terkait dugaan keterlibatan oknum A dalam kasus penembakan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia.

“Kita tunggu saja 1-2 hari ini, Senin (6 Januari 2024) kalau sudah saya akan umumkan kepada publik," sambungnya.

Seperti diketahui, polisi menyelidiki kasus penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak diduga buntut dari kasus penggelapan mobil rental. 

Akibat peristiwa penembakan tersebut dua orang menjadi korban, dan salah satunya meninggal dunia.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya