Berita

Ilustrasi/Ist

Otomotif

Ungguli Honda, Penjualan Global BYD Melonjak di Tahun 2024

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil asal Tiongkok, BYD, mencatatkan penjualan luar biasa dengan 4,27 juta unit mobil baru terjual secara global pada tahun 2024. Angka ini naik 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didukung oleh inovasi teknologi pada mobil hybrid plug-in.

Dikutip dari Nikkei Asia, Jumat 3 Januari 2025, penjualan kendaraan listrik BYD untuk mobil penumpang meningkat 12 persen menjadi 1,76 juta unit. Sementara itu, penjualan mobil plug-in melonjak hingga 73 persen, mencapai hampir 2,49 juta unit.

Prestasi ini membuat BYD mengungguli Honda Motor dari Jepang, yang mencatatkan total penjualan global sebanyak 4,1 juta unit hingga Maret 2024.


Ekspansi Pasar Luar Negeri Penjualan mobil penumpang BYD di luar Tiongkok meningkat signifikan, naik 72 persen menjadi 417.204 unit. Pangsa pasar luar negeri mereka tumbuh dari 8 persen pada 2023 menjadi 10 persen pada 2024. Hal ini didukung oleh ekspansi jaringan dealer di Asia Tenggara dan Eropa.

Pada Mei 2024, BYD meluncurkan truk pikap pertamanya, Shark, di Meksiko. Dua bulan kemudian, pada Juli, mereka membuka pabrik perakitan kendaraan penumpang skala penuh pertama di luar Tiongkok, yang berlokasi di Thailand.

Dorongan Subsidi Pemerintah Kenaikan penjualan BYD juga didukung oleh program subsidi pemerintah China yang mendorong penggantian kendaraan lama dengan kendaraan energi baru, seperti mobil listrik. Program ini berakhir pada Desember 2024, sehingga para analis akan memantau bagaimana BYD dan produsen mobil listrik lainnya menjaga pertumbuhan di tahun 2025.

Meski mencatatkan pencapaian besar di tahun 2024, BYD belum mengumumkan target penjualan globalnya untuk tahun 2025.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya