Berita

Mantan Komisioner KPK, M. Jasin (tangkapan layar/RMOL)

Hukum

Tindak Lanjut Laporan OCCRP

Saatnya Pimpinan KPK Buktikan Diri Bukan Pesanan Jokowi

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 00:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Temuan Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang menyebut nama Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam finalis pemimpin dunia terkorup seharusnya menjadi celah aparat penegak hukum untuk menelusuri.

Mantan Komisioner KPK, M. Jasin menilai lembaga ini sudah memenuhi aspek kredibilitas yang diakui secara internasional.

“Saya kira lembaga yang sudah diakui dunia, yaitu international recognize sebagai lembaga jurnal investigasi yang telah melakukan kegiatannya sejak tahun 2007 ke beberapa wilayah negara di dunia,” ujar Jasin dikutip dalam kanal Youtube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis malam, 2 Januari 2025.


“Ini merupakan suatu hal yang perlu direspons secara positif, khususnya oleh lembaga penegak hukum yang independen,” tambahnya.

Menurut dia, KPK utamanya harus proaktif menelusuri data dan informasi yang diluncurkan OCCRP terkait dugaan korupsi yang dilakukan Jokowi saat memimpin negeri ini 10 tahun.

“Jangan hanya menjadi berita saja yang akhirnya hanya menjadi hiruk pikuk dan kemudian dilupakan. Nah, apalagi ini berbarengan dengan isu adanya data-data yang dikumpulkan oleh Hasto Kristiyanto dan Ibu Connie (Rahakundini) tempatnya di Rusia, kenapa harus di sana? Jadi, saya kira beriringan ini,” jelasnya.

Jasin berharap banyak dengan KPK melalui independensinya untuk melakukan penyelidikan Jokowi. Kendati isu yang berkembang bahwa komisioner KPK saat ini banyak titipan dari Jokowi, namun Jasin tetap mendorong pimpinan KPK agar profesional.

“Jadi membuktikan dirinya bahwa dia itu tidak terkait dengan pesanan Jokowi. Sehingga mereka itu diangkat, tugas mereka itu adalah untuk menangani kasus  korupsi. Dia berada dalam lembaga negara dalam penegak hukum yang independen,” tegasnya.

“Jadi luar biasa ini, untuk membuktikan bahwa ini independen atau tidak dites oleh OCCRP. Jadi ditindaklanjuti atau hanya sebagai berita-berita yang akhirnya juga hilang, tidak ada respons apapun,” pungkas Jasin.

Pada Kamis, 2 Januari 2025, dalam situs OCCRP, nama Jokowi juga diketahui telah dihapus atau hilang. Hal ini tentu semakin menimbulkan polemik yang besar di dalam negeri.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya