Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Gelar IPO, RATU Siap Raih Dana Segar Rp624,46 Miliar

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 12:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk itu, anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ini akan memulai masa penawaran umum mulai hari ini, Kamis 2 Januari hingga Senin 6 Januari 2025

RATU menetapkan harga perdana dalam pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp1.150 per lembar saham. 

Harga tersebut dipatok tertinggi dari kisaran Rp900-Rp1.150 pada penawaran awal.


Menurut prospektus perseroan, disebutkan, jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 543.010.800 saham atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 190.053.800 lembar saham adalah saham baru yang diterbitkan oleh RATU, mewakili 7 persen dari total modal yang ditempatkan. Sisanya, yaitu 352.957.000 lembar saham, merupakan saham divestasi milik RAJA, yang setara dengan 13 persen dari total modal yang ditempatkan.

Dengan harga tersebut, maka RATU akan menggalang dana hingga Rp624,46 miliar pada penawaran publik perdananya.

Berdasarkan prospektus IPO, RATU berencana mengalokasikan sebagian besar dana hasil IPO sebagai pinjaman untuk entitas anak dan asosiasi, yaitu  Rp157,36 miliar akan dipinjaman ke perusahaan anak PT Raharja Energi Tanjung Jabung dan Rp34,969 miliar akan dipinjamkan ke perusahaan asosiasi PT Petrogas Jatim Utama Cendana. 

Sisanya akan digunakan untuk modal kerja. 

Raharja Energi Cepu, sebelumnya dikenal sebagai PT Syabas Usaha Migas dan PT DSME ENR Cepu yang didirikan pada tanggal 16 Oktober 2006. Fokus perseroan adalah sebagai perusahaan holding dengan aktivitas utama pengelolaan investasi di sektor minyak dan gas bumi. 

Raharja Energi Cepu adalah anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang dimiliki oleh Happy Hapsoro suami Puan Maharani, dengan kepemilikan 99,99 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya