Berita

Ilustrasi/MNC Media

Bisnis

Awal Tahun Bertabur Cuan, Emiten Pertambangan Ini Bagikan Dividen Rp154,39 per Saham

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pertambangan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024. 

Ini adalah pembagian dividen yang kedua kalinya dari laba bersih 2024. Nilai dividen yang dibagikan kurang dari dua bulan dari dividen sebelumnya itu mencapai 25 juta Dolar AS.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kamis 2 Januari 2025, Manajemen BSSR mengatakan, pembagian dividen dengan nilai tersebut adalah sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 26 Desember 2024. 


"Dengan ini memberitahukan kepada Para Pemegang Saham Perseroan, bahwa pada tanggal 26 Desember 2024, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah menyetujui dan memutuskan untuk melakukan pembagian dividen interim kedua tahun buku 2024," tulis manajemen di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Dividen per saham adalah Rp154,39. 

Berikut jadwal pembayaran Dividen Interim Kedua Tahun Buku 2024:

Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
Pasar Reguler dan Negosiasi: 9 Januari 2025
Pasar Tunai: 13 Januari 2025

Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
Pasar Reguler dan Negosiasi: 10 Januari 2025
Pasar Tunai: 14 Januari 2025

Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak atas Dividen (Recording Date): 13 Januari 2025

Tanggal Pembayaran Dividen Interim: 15 Januari 2025

Dividen ini merupakan yang pertama kalinya diberikan pada 2025 sementara pada 2024, perseroan membagikan dividen sebanyak tiga kali.

Sebelumnya, BSSR membagikan dividen interim sebesar 30 juta Dolar AS atau setara Rp178,8 per saham. Dividen interim tersebut cair pada 21 November 2024.

Baramulti Suksessarana merupakan emiten milik Ghan Djoe Hiang yang saat ini berusia 81 tahun. Berdasarkan data Forbes per April 2023, kekayaan bersih Ghan Djoe Hiang sebesar 1 miliar Dolar AS, membuatnya sebagai salah satu wanita terkaya di RI.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya