Berita

Khofifah Indar Parawansa di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH. Nurul Huda Djazuli, di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri/RMOLJatim

Nusantara

Khofifah: Mencetak generasi Masa Depan Harus Paket Lengkap

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 02:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, melakukan silaturahmi ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH. Nurul Huda Djazuli, di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menyambut puncak peringatan satu abad Pondok Pesantren Al Falah yang akan digelar besok. 

Didampingi KH Muhammad Abdurrahman Kautsar atau Gus Kaustar dan juga KH M Makmun Mahfud atau Gus Makmun, silaturahmi ini terbangun hangat dan penuh kekeluargaan.


Khofifah  menyampaikan apresiasi atas peran besar Pondok Pesantren Al Falah dalam membangun generasi emas berintegritas yang berakhlak, berilmu, dan berdedikasi tinggi bagi bangsa dan agama.

“Pondok Pesantren Al Falah telah menjadi pilar penting dalam pendidikan Islam di Indonesia, membangun generasi bangsa berintegritas dan berakhlakul karimah,” kata Khofifah dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 1 Januari 2025. 

Ditegaskannya, satu abad bukan hanya pencapaian angka dan catatan waktu. Akan tetapi juga menjadi bukti kontribusi nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki integritas dan ketangguhan dalam budi pekerti.

Sejak berdiri pada 1 Januari 2025, pesantren yang didirikan oleh KH A Djazuli Usman ini telah mencetak generasi unggul yang memegang teguh nilai-nilai Islam. Bahkan tak sedikit lulusan Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang menjadi para pemimpin dan tokoh bangsa. 

Menengok catatan sejarah Pondok Pesantren yang kental mengajarkan Alquran dan salaf ini didirikan dalam bentuk madrasah dan pesantren. Di awal pendiriannya, KH A Djazuli Usman memanfaatkan serambi masjid untuk kegiatan belajar mengajar para santri.
 
Tanpa terasa saat ini santri di Pondok Pesantren Al Falah sudah mencapai puluhan ribuan dan menjadi pusat pembelajaran Islam besar di Jatim dan Indonesia. 

“Saat ini mencetak generasi yang pintar saja tak cukup. Mencetak generasi masa depan harus paket lengkap, yaitu pinter dan bener. Pengajaran materi akademik harus berseiring dengan penanaman akhlak dan budi pekerti yang baik. Sehingga lahir generasi unggul berintegritas,” tegas Khofifah. 

Ke depan. Khofifah juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pondok pesantren di Jawa Timur, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. 

“Pondok pesantren adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui di Jatim ada lebih dari 6000 pesantren. Dan Pondok Pesantren Al Falah Ploso menjadi salah satu kekuatan dan pilar bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya