Berita

Tol di China/Yahoo News

Bisnis

Konglomerat Hong Kong Jual Aset Jalan Tol Senilai Rp32 Triliun

RABU, 01 JANUARI 2025 | 16:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Konglomerat asal Hong Kong, keluarga Cheng berencana menjual salah satu aset besar mereka, yaitu jalan tol di China senilai 2 miliar Dolar AS atau sekitar Rp32 triliun.

Jalan tol tersebut dikelola oleh perusahaan milik keluarga Cheng, CTF Services Ltd.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu 1 Januari 2025, calon pembeli jalan tol itu adalah perusahaan milik pemerintah China, Yuexiu Group. Sumber yang mengetahui hal ini mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah memulai negosiasi pada tahap awal.


Dalam proses ini, CTF Services juga membuka kemungkinan penjualan jalan tol tersebut dalam bagian-bagian yang lebih kecil, sebagai opsi untuk menarik pembeli lain. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi CTF untuk mengumpulkan dana tunai dan meningkatkan nilai bagi para investor, serta fokus pada pengembangan bisnis di sektor-sektor yang lebih berkembang dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Meskipun demikian, negosiasi ini masih dalam tahap awal dan penilaian aset serta struktur kesepakatan kemungkinan akan berubah. Hingga kini, baik CTF Services maupun Yuexiu Group belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, CTF Services diketahui telah mempercepat pelepasan aset-aset non-inti mereka, dengan tujuan untuk lebih fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti asuransi dan logistik.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya