Berita

Presiden ke-7 Joko Widodo/Istimewa

Politik

Jokowi Torehkan Sejarah Kelam Bangsa Indonesia

RABU, 01 JANUARI 2025 | 14:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dianggap telah menorehkan sejarah kelam bangsa Indonesia setelah menjadi salah satu tokoh terkorup dunia tahun 2024 versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, OCCRP telah menghebohkan dunia dan publik Tanah Air dengan menyebutkan bahwa Jokowi merupakan finalis tokoh dunia kategori kejahatan terorganisasi dan korupsi tahun 2024.

"Ini adalah aib besar bangsa Indonesia. Selama sejarah kepemimpinan negeri ini, baru kali ini Joko Widodo yang menjadi presiden selama 10 tahun menorehkan sejarah kelam di bangsa ini. Ini sangat memalukan," kata Muslim kepada RMOL, Rabu, 1 Januari 2025.


Muslim menilai, wajah bangsa Indonesia yang dikenal beradab dan anti terhadap tindakan tercela dikotori dan dilumuri dosa kekuasaan Jokowi. Bahkan, hal itu membuat Indonesia tidak punya muka dan harga diri di mata dunia.

"Tentunya OCCRP menempatkan pemimpin terkorup dan pelanggaran HAM, punya bukti dan alasan kuat. Itu pasti punya alasan dan bukti hukum yang kuat. Ini sangat mengguncang harga diri kita semua," pungkas Muslim.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya