Berita

Pabrik Royal Enfield/Dok Royal Enfield

Otomotif

Bukan Indonesia, Royal Enfield Pilih Thailand sebagai Pusat Produksi di Asia Pasifik

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 14:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Indonesia tak dianggap seksi bagi produsen kendaraan roda dua, Royal Enfield. Produsen motor blasteran India-Inggris itu justru mengumumkan rencana pembangunan pabrik motor mereka di Thailand. 

Pabrik tersebut disebut-sebut akan menjadi pusat produksi Royal Enfield di kawasan Asia Pasifik.

Dikutip Rideapart, Selasa 31 Desember 2024, pabrik Royal Enfield di Thailand dibangun di kawasan Samut Prakan. Rencananya, fasilitas produksi baru itu bisa memproduksi 300 ribu unit motor per tahun.


Sebagai pusat produksi, pabrik tersebut ditargetkan bisa memenuhi kebutuhan konsumen di Vietnam, Malaysia, Filipina, hingga Indonesia yang pasarnya terus tumbuh.

Pabrik di Thailand merupakan fasilitas produksi keenam Royal Enfield di luar India. Sebelumnya, mereka telah mendirikan pabrik di Brasil, Argentina, Kolombia, Nepal, dan Bangladesh.

Chief Commercial Officer (CCO) Royal Enfield Global, Yadvinder Singh Guleria mengatakan, pasar motor medium di kawasan Asia Pasifik menunjukkan potensi yang menjanjikan. Itulah alasan pihaknya mantap mendirikan pabrikan di wilayah setempat.

"Dengan pasar seperti Asia Pasifik yang menawarkan potensi besar untuk segmen motor sedang, tujuan strategis kami adalah bergerak lebih dekat ke pasar tersebut. Ini menunjukkan komitmen kami terhadap potensi pasar dan komunitas motor yang terus berkembang," kata Guleria, Selasa 31 Desember 2024.

Royal Enfield tentu punya alasan kuat memilih Thailand sebagai salah satu pabrik mereka. 

Dijelaskan kepala Bisnis RE Asia Pasifik, Anuj Dua, salah satu alasannya adalah karena pasar Royal Enfield di Negeri Gajah Putih tumbuh sangat pesat. Bahkan, mencapai 150 persen sejak awal masuk hingga sekarang.

"Thailand telah menjadi pasar yang sangat signifikan bagi Royal Enfield dan telah menunjukkan lintasan pertumbuhan yang stabil. Topografi, budaya, dan keragaman yang beragam di negara tersebut menyediakan lingkungan ideal untuk motor RE," jelas Dua.

Tak hanya jadi pusat produksi, pabrik baru tersebut nantinya juga akan menjadi tempat pusat pelatihan pengalaman Power Train khusus pertama milik Royal Enfield di wilayah APAC. Inisiatif itu bertujuan untuk membekali dealer dan karyawan pabrik dengan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya