Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

PKS Blak-Blakan Puji Prabowo Meski Baru Dua Bulan jadi Presiden

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 12:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prabowo Subianto sudah mulai menunjukkan kinerja apiknya meski baru menjabat sekitar dua bulan.

Penilaian positif ini disampaikan Fraksi PKS DPR meski bukan menjadi partai pendukung awal pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini berpandangan, Prabowo menunjukkan kepemimpinan kolaboratif dengan mengajak seluruh elemen bersatu.

Tidak hanya di dalam negeri, Prabowo juga menunjukkan kepemimpinan kuat di pentas global selama menghadiri sejumlah konferensi internasional dan bertemu negara adidaya seperti Rusia, China, dan Amerika Serikat.


"Kita menyaksikan Presiden Prabowo yang baru menjabat dua bulan menunjukkan kepemimpinan kuat dan determinan. Presiden menunjukkan dignity sebagai bangsa, termasuk sikap tegas membela kemerdekaan Palestina," kata Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 31 Desember 2024.

Tak hanya di kancah politik, Prabowo juga dinilai memiliki perhatian lebih terhadap pemberantasan korupsi dan reformasi birokrasi. Jazuli mengurai, pernyataan lugas Prabowo soal korupsi juga disampaikan di hadapan aparat TNI dan Polri belum lama ini.

"Presiden Prabowo bahkan mengaku mendapat ancaman pribadi atas sikap tegasnya tersebut. Alhasil sudah cukup banyak kasus korupsi besar mulai diproses," lanjut Jazuli.

Namun demikian, PKS mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintahan 2024-2029. Mulai dari beban utang negara yang cukup besar, tingginya angka kemiskinan, disparitas pendapatan antarpenduduk, hingga kapasitas fiskal yang rapuh.

"Pak Prabowo memberikan kita optimisme. Banyak kebijakan beliau sangat positif bagi rakyat. PKS siap mendukung penuh dan berharap semua pihak memberikan kesempatan dan dukungan kepada beliau," pungkas Jazuli.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya