Berita

Pakar hukum, Prof Henry Indraguna/Ist

Hukum

BNN Bongkar Ratusan Kasus Narkoba, Pakar Hukum: Berantas Juga Pelindungnya

SELASA, 31 DESEMBER 2024 | 10:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap 620 kasus narkoba sepanjang 2024. 

Pencapaian ini diapresiasi oleh pakar hukum, Prof Henry Indraguna, yang menilai kinerja BNN menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberantas narkoba.

"Harapannya ke depan BNN bisa lebih baik lagi bekerja secara sungguh-sungguh menumpas kejahatan extraordinary ini," katanya kepada redaksi, Selasa 31 Desember 2024. 


"Tak hanya berhasil mengungkap kasusnya tetapi juga seharusnya bisa memberantas hingga ke akar-akarnya. Termasuk pihak-pihak yang melindungi para pengedar narkoba," sambungnya.

Narkoba telah menjadi masalah lama yang terus  menghantui Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam melawan jaringan narkoba.

"Ingat, persoalan narkoba ini bukan hanya masalah nasional. Akan tetapi sudah menjadi masalah trans-nasional. Jadi membutuhkan sinergi semua pihak," tegasnya. 

Kepala BNN, Komjen Pol Marthinus Hukom, dalam konferensi pers menyebut pihaknya telah menetapkan 985 tersangka dan menyita barang bukti besar, termasuk lebih dari 700 kg sabu dan 2 ton ganja.

Selain itu, ada 27 sindikat narkoba yang terungkap, terdiri atas 14 jaringan internasional dan 13 nasional. Selanjutnya sebanyak 26 dari 363 orang dalam daftar pencarian orang (DPO) juga telah ditangkap.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya