Berita

Ilustrasi jemaah haji Indonesia/Istimewa

Politik

Panja Haji 2025 Bakal Fokus Bahas Anggaran Haji

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 19:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Panitia Kerja Haji 2025 yang telah dibentuk Komisi VIII DPR RI akan fokus membahas biaya haji 2025.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Panja Haji 2025, Abdul Wachid, ketika dikonfirmasi mengenai pembahasan Panja Haji ini.

“Jadi pembahasannya untuk nanti adalah sesuai ajuan dari menteri agama, beliau sudah mengajukan anggaran sekitar (Rp)93 juta sekian, nanti kita bahas apakah sudah realistis atau belum. Kalau belum ya kita akan urai satu per satu,” kata Abdul Wachid ketika dihubungi wartawan, Senin, 30 Desember 2024.


Ia menerangkan, Panja Haji 2025 itu bakal mengurai anggaran biaya haji 2025 yang sesuai dengan semangat Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan biaya haji.

“Kalau sesuai dengan semangat presiden itu bisa seefisien mungkin harga biaya semurah mungkin. Diturunkan kalau bisa. Berharap seperti itu Pak Prabowo,” katanya.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini menambahkan, biaya haji 2025 yang diusulkan Kementerian Agama sebesar Rp93,3 juta. Angka itu belum final, sehingga masih berpeluang untuk turun.

“Oh masih bisa, sangat bisa (lebih murah). Itu kan kita bikin Panja, untuk menghitung ulang permohonan dari menteri itu,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya