Berita

Ventian, salah satu kasino terbesar dan termewah di Makau/Venetianmacao

Bisnis

Makau Capai Rekor Pencatatan Obligasi, Jadi Pusat Pembiayaan Baru untuk China

SENIN, 30 DESEMBER 2024 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Makau mencatatkan rekor baru dalam jumlah obligasi yang terdaftar. Sebagai pusat judi terbesar di dunia, wilayah ini berusaha mendiversifikasi ekonominya dan menjadi tempat pembiayaan alternatif bagi perusahaan China.

Menurut data Bloomberg, tahun ini ada obligasi senilai 28,1 miliar Dolar AS yang diperdagangkan di bursa lokal MOX. Sekitar 63 persen dari obligasi ini menggunakan yuan dan banyak diterbitkan oleh LGFV, lembaga pembiayaan pemerintah daerah China.

Pencapaian ini menunjukkan kemajuan besar bagi MOX, yang pada 2018 hanya mencatatkan obligasi senilai lebih dari 600 juta Dolar AS. Kebijakan Makau yang mempermudah dan memangkas biaya pendaftaran utang membuatnya lebih menarik dibandingkan pusat keuangan besar di Asia seperti Hong Kong dan Singapura.


Peningkatan ini juga didorong oleh tingginya penerbitan utang luar negeri oleh LGFV China, yang terhambat oleh pembatasan pinjaman domestik.

“Kami masih di tahap awal. Kami perlu lebih banyak usaha untuk menarik investor dan penerbit di sini,” kata Henrietta Lau, direktur Otoritas Moneter Makau. 

“Tujuan kami adalah menjadikan pasar obligasi sebagai jembatan pembiayaan antara China daratan dan dunia luar."

Beberapa pencatatan obligasi penting di MOX termasuk penawaran 2 miliar Yuan (274 juta Dolar AS) oleh Kementerian Keuangan China pada 2019, dan 2,2 miliar Yuan dari provinsi Guangdong pada 2021.

Kini, bursa ini juga menjadi tempat populer untuk pencatatan obligasi lebih kecil, di bawah 100 juta dolar AS, yang diterbitkan oleh LGFV.

Pencatatan obligasi di Makau kini mencapai 26 persen dari Hong Kong, naik dari 3,8 persen pada 2020.

"Pemerintah China berencana menjadikan Makau pusat utama untuk pencatatan obligasi di Asia, khususnya untuk obligasi Yuan luar negeri dan obligasi zona perdagangan bebas," kata Zerlina Zeng, kepala riset korporat Asia Timur di Creditsights Singapore LLC. 

"Oleh karena itu, LGFV dan BUMN didorong untuk mendukung inisiatif ini," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya