Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ekonom Beri Jempol Buat Punggawa BUMN Energi di Momen Nataru

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 23:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Melayani kebutuhan masyarakat konsumen dalam jumlah ratusan juta orang memang bukanlah pertama kali dihadapi oleh para punggawa (jajaran direksi dan karyawan) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di sektor energi seperti Pertamina dan Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

Di waktu perayaan hari besar umat beragama seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal serta Tahun Baru (Nataru) selalu terjadi lonjakan penumpang transportasi, arus orang dan barang. Mereka harus siap sedia melayani kebutuhan pasokan BBM dan listrik. 

Hal ini bertujuan, agar kegiatan masyarakat di waktu libur dapat terhidang dengan penuh rasa senang, kalau bisa tanpa keluhan dan komplain yang berarti. 


Menurut ekonom konstitusi, Defiyan Cori, para punggawa BUMN tersebut tetap melayani masyarakat dengan berbagai macam sifat dan karakter yang tentunya dibutuhkan kesabaran serta ketenangan emosional. 

“Inilah ‘peperangan’ sesungguhnya yang dihadapi lahir-batin oleh para punggawa  Pertamina dan PLN di setiap akhir tahun dan menyambut tahun baru untuk memuaskan dan menyenangkan konsumen. Mengapa disebut ‘peperangan’, karena para punggawa BUMN energi akan melayani masyarakat atau konsumen yang akan merayakan liburan akhir tahun di berbagai daerah dan lokasi tujuan wisata,” kata Defiyan dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 27 Desember 2024. 

Berdasarkan hasil survei pergerakan masyarakat selama masa liburan akhir tahun 2024 yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi, jumlah pergerakan hilir-mudik orang diperkirakan mencapai 110,67 juta orang. Angka ini meningkat dari prediksi pemerintah tahun 2023 lalu yang berjumlah 107,63 juta orang atau naik 3,04 juta orang (2,8 persen).

“Jutaan orang ini akan membutuhkan sejumlah besar volume Bahan Bakar Minyak (BBM) dan jaringan kelistrikan demi kelancaran perjalanan serta kebutuhan listrik sebagai pembangkit dan penerangan di sejumlah lokasi. Disaat munculnya keluhan, komplain dan permasalahan masyarakat konsumen terkait pelayanan selama masa liburan menyenangkan inilah ‘peperangan’ dihadapi para punggawa Pertamina dan PLN di lokasi tujuan dan wisata,” jelasnya. 

Lanjut dia, hal ini terkait misalnya dengan pelayanan pengisian BBM di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan keandalan listrik dalam menunjang berbagai kegiatan Rumah Tangga (RT), bisnis maupun perjalanan dari dan ke lokasi tujuan mudik maupun wisata.

Ia menncontohkan pergerakan masyarakat pada tahun 2023, yang menggunakan jasa kereta api pada 19-22 Desember mencapai 951.283 orang, sedangkan pada tahun 2024, jumlah penumpang kereta api telah tercatat mencapai 959.539 orang. Kementerian Perhubungan juga mencatat akumulasi penumpang bus yang berangkat pada 18 Desember hingga 22 Desember 2024 mencapai 642.047 orang, sedangkan penumpang bus pada tahun 2023 hanya sejumlah 794.859 orang. 

Sementara itu, PT Angkasa Pura II (AP II) mencatat jumlah penumpang pesawat periode masa liburan 2023/2024 mencapai 4,2 juta orang. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat pada tahun 2024/2025 menjadi 9,27 juta penumpang.

“Artinya, kebutuhan konsumsi BBM dan listrik juga akan meningkat seiring terjadinya mobilitas masyarakat tersebut. Pelayanan terbaik dengan sikap sabar, ramah dan tenang menghadapi berbagai permasalahan di lokasi merupakan wujud dari ‘peperangan’ para punggawa Pertamina dan PLN,” terang dia.

Menurutnya, hanya dengan pelayanan optimal seperti inilah kinerja pelayanan terhadap masyarakat konsumen akan memperoleh apresiasi yang tinggi karena berhasil memuaskan dan menyenangkan mereka. 

"Berperang melawan diri sendiri dalam memberikan pelayanan pasokan BBM dan listrik secara baik dan optimal itulah tantangan para punggawa Pertamina dan PLN. Tidak mudah memang, bersabar, ramah dan tenang menghadapi ‘peperangan’ untuk menyenangkan orang banyak apalagi meninggalkan keluarga di rumah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, sambung dia, persiapan ketersediaan pasokan BBM dan listrik juga harus dipastikan terjamin di satu sisi. Di sisi yang lain, tentu harapan juga harus disampaikan kepada masyarakat konsumen agar menghargai pengorbanan waktu dan tenaga yang telah diberikan oleh para punggawa BUMN sektor energi ini. 

“Alangkah eloknya, setiap kegiatan massif ini organisasi perlindungan konsumen seperti Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) juga turut hadir mendampingi posko layanan sehingga obyektifitas dan penyelesaian keluhan serta komplain dapat teratasi,” imbuh dia. 

“Last but not least, selamat bertugas rekan-rekan Pertamina dan PLN mengawal kegiatan dan perjalanan sektor energi di akhir tahun. Semoga pelayanan BBM dan listrik tahun ini berjalan lancar, aman dan nyaman serta tahun depan kita bisa menggapai pertumbuhan ekonomi lebih baik dengan menerapkan sistem ekonomi konstitusi!” pungkas Defiyan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya