Berita

Anies Baswedan didorong untuk menjadi Ketua Umum PPP/Istimewa

Politik

Punya Modal Elektoral Kuat, Anies Diusulkan Jadi Ketum PPP

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana politik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanas jelang Muktamar X yang dijadwalkan digelar pada April 2025. 

Dalam Mukernas II PPP di Ancol, Desember 2024, muncul sejumlah nama kandidat Ketua Umum, salah satunya mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ketua Gerakan Pemuda Kabah (GPK) DKI Jakarta, Bambang Nurcahyadin atau Bengbeng, menyebut Anies sebagai sosok yang tepat memimpin PPP dan memiliki modal besar untuk membangkitkan partai berlambang Kabah itu.


"Secara elektoral, perolehan suara Anies sebagai calon presiden 2024 kemarin, sangat fantastis, mencapai 24,9 persen atau 40.971.906 suara secara nasional," kata Bengbeng lewat keterangan tertulisnya, Jumat 27 Desember 2024.

Ia meyakini, Anak Abah, sebutan pendukung Anies, akan memilih PPP di Pemilu 2029 kalau Anies jadi Ketua Umum PPP. Gerakan Pemuda Kabah Jakarta pun akan all out membangkitkan PPP dari keterpurukan bersama Anies Baswedan. 

Dukungan juga datang dari pimpinan GPK lainnya. Ketua PC GPK Jakarta Barat, Agus Supriatna, menyebut Anies sebagai simbol kekuatan umat Islam. 

"Di Musyawarah Wilayah GPK DKI besok, kami akan sampaikan dukungan kami secara resmi kepada Anies Baswedan untuk menjadi Ketua Umum PPP dalam Muktamar X PPP April 2025," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya