Berita

Ilustrasi KUR/Net

Politik

Target KUR Jadi Rp300 Triliun, UMKM Harus Makin Tumbuh

JUMAT, 27 DESEMBER 2024 | 12:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah pemerintah menaikkan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp300 triliun pada 2025 mendapat apresiasi banyak kalangan. 

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI berharap kenaikan target ini mampu mendongkrak produksi dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. 

“Kami berharap dengan kenaikan target hingga Rp20 triliun dibandingkan penyaluran KUR di tahun 2024 yang mencapai Rp280 triliun, sektor UMKM akan kian terbantu sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Nasim Khan, Jumat, 27 Desember 2024.


Ia mengatakan keberhasilan penyaluran KUR menjadi salah satu indikator sektor UMKM terus tumbuh. Setelah terpukul dengan pandemi Covid-19 kabar penyaluran KUR pada 2024 yang mencapai 100,10 persen dari target Rp280 triliun merupakan kabar menggembirakan. 

“Dari data Kemenko Perekonomian hingga Desember ini, penyaluran KUR 2024 melebihi target yang ditetapkan. Total KUR yang tersalurkan mencapai Rp280,28 dan menjangkau 4,92 juta debitur. Kabar ini tentu menggembirakan kita semua,” tuturnya. 

Nasim berharap tahun depan, pemerintah juga menyetujui KUR untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) sebagai dukungan mensukseskan program ketahanan pangan. Hal ini sesuai dengan mandat Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia akan bertambah kuat dari segi ketahanan pangan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya