Berita

Warga Suriah di Hatay bergerak menuju Gerbang Perbatasan Cilvegozu antara Turki dan Suriah setelah runtuhnya enam puluh satu tahun kekuasaan rezim Assad di Suriah, pada 17 Desember 2024/Net

Dunia

25.000 Pengungsi Berani Kembali ke Suriah setelah Rezim Assad Runtuh

KAMIS, 26 DESEMBER 2024 | 13:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penggulingan rezim Presiden Bashar Al Assad oleh pasukan kelompok pemberontak, telah memberikan jaminan keamanan bagi pengungsi Suriah yang ingin kembali ke negara mereka.

Menurut Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya, lebih dari 25.000 warga Suriah meninggalkan Turki dan kembali ke negara mereka antara 9 Desember dan 23 Desember 2024
 
"Mereka adalah pengungsi yang melarikan diri dari Suriah selama perang saudara yang berlangsung selama 13 tahun," ungkapnya, seperti dimuat Anadolu Ajansi pada Kamis, 26 Desember 2024.


Yerlikaya memastikan pengungsi tunduk pada proses penyaringan tertentu sebelum melintasi perbatasan ke Suriah, termasuk memeriksa catatan hukum mereka pada sistem terpusat dan tetap diharuskan untuk menunjukkan izin perjalanan.

"Jika mereka tidak memiliki catatan kriminal yang mengharuskan penangkapan atau penahanan, mereka diizinkan untuk menyeberang ke Suriah dari salah satu dari enam penyeberangan perbatasan,"  kata menteri tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa pemerintah Turki akan mendirikan kantor manajemen migrasi di Damaskus dan Aleppo yang berlokasi di kedutaan dan konsulat Turki, yang akan membantu otoritas Suriah yang baru dalam mengakses catatan para pengungsi yang kembali.

"Pemerintahan baru (di Suriah) masih membentuk kementerian dalam negerinya. Kami memiliki catatan tentang pengungsi Suriah tetapi pemerintahan tersebut tidak memiliki catatan yang tepat karena kelompok teroris dan rezim sebelumnya telah menghancurkan arsip, dari catatan sipil hingga catatan tanah," ungkapnya.

Sebuah survei oleh organisasi Areda yang berbasis di Istanbul, mengungkapkan bahwa dari 1.100 warga Suriah yang disurvei di seluruh Turki awal bulan ini, 91 persen warga Suriah senang dengan jatuhnya rezim Assad dan 71,5 persen berharap tentang masa depan Suriah.  

Lebih lanjut, hal itu menunjukkan bahwa 45,5 persen warga Suriah bersedia untuk kembali jika situasi di sana membaik, sementara 26,7 persen ingin kembali secepat mungkin.

Dengan 61 persen warga Suriah di Turki dilaporkan berasal dari Aleppo, yang merupakan kota besar pertama yang dibebaskan oleh para mantan pemberontak bulan ini, itu berarti sebagian besar warga Suriah yang mengungsi akhirnya memiliki kesempatan untuk kembali.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya