Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar/Istimewa

Politik

Yulian Gunhar Dukung Penolakan Relaksasi Konsentrat

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 22:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar, memberikan dukungan penuh kepada sikap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang secara tegas menolak permintaan relaksasi konsentrat PT Freeport Indonesia. 

Gunhar menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen terhadap kedaulatan energi nasional dan amanat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

“Lagu lama PT Freeport ini sudah terjadi sejak dulu. Sejak UU Minerba disahkan, direvisi, hingga saat ini, masalahnya tetap sama. Kami sepenuhnya mendukung sikap tegas Menteri ESDM, yang menolak relaksasi konsentrat,” ujar Gunhar melalui keterangannya, Rabu 25 Desember 2024.


Gunhar menambahkan, sesuai amanat UU Minerba dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia harus berdaulat di bidang energi. Hilirisasi dan industrialisasi, menurut Gunhar, menjadi kunci utama dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

“Tidak ada lagi kata ‘relaksasi konsentrat’. Kebijakan ini adalah bagian dari upaya besar untuk memastikan Indonesia mampu memaksimalkan hasil sumber daya alamnya demi kepentingan nasional,” tegas Gunhar.

Dengan menolak relaksasi konsentrat, pemerintah menunjukkan keberpihakan pada penguatan industri dalam negeri serta visi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok global berbasis sumber daya alam.

 “Langkah ini harus diapresiasi sebagai wujud nyata kedaulatan energi dan keberlanjutan pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya